- Biaya rata-rata rehabilitasianjing laut setelah tumpahnya minyak Exxon Valdez di alsaka mencapai $80.000. Pada sebuah upacara khusus, dua buah anjing laut hasil rehabilitasi di bebaskan ke alam liar di tengah-tengah sorak-sorai dan tepok tangan dari para penonton. Satu menit kemudian, di depan mata semua orang, Seekor paus pembunuh melahap keduanya.
- Seorang perempuan pulang ke rumah dan menemukan suaminya di dapur, tampak kejang-kejang dengan sesuatu yang tampak seperti kabel panjang menjalar dari pinggangnya ke arah kompor listrik. Dengan maksud untuk menjauhkan suaminya dari arus listrik yang mematikan, dia memukul suaminya (ke samping untuk menjauhkan suaminya dari kabel panjang) menggunakan papan kayu yang berada di belakang pintu, dan berakibat patahnya lengan suaminya. Sampai saat kejadian itu, si suami sedang asyik mendengarkan Walkman nya sambil berjoget patah-patah.
- Dua pendukung Hak-hak binatang sedang melakukan protes mengenai kekejaman mengiririm babi ke tempat jagal hewan di Bonn, Germany. Tiba tiba, sekitar 2.000 babi, kabur melewati sebuah pagar rusak dan berlarian berbondong-bondong ke arah kedua orang pendukung itu, menginjak-injaknya hingga meninggal.
- Teroris Iraq, Khay Rahnajet, tidak membayar dengan utuh dalam pengiriman surat bom. Surat itu dikembalikan dengan sebuah stempel "Dikembalikan kepada pengirim". Lupa bahwa isinya adalah bomb, dia membukanya dan (dia) hancur berkeping keping.
Tuesday, March 10, 2015
Hari yang Buruk II (sepertinya ini kisah nyata)
Monday, March 9, 2015
Seutas Tali Kaki Gajah
Seorang pria sedang berjalan melewati seekor gajah, tiba-tiba dia berhenti, bingung mengenai kenyataan bahwa makhluk sebesar itu bisa ditahan oleh sebuah tali yang ukurannya sangat kecil yang di ikatkan pada kedua kaki belakangnya. Tanpa rantai, tanpa kurungan. Sudah jelas sekali bahwa gajah itu, sewaktu-waktu dapat dengan mudah memutuskan tali itu, tetapi karena suatu hal, dia tidak melakukannya.
Dia memandang seorang pelatih gajah di dekatnya dan bertanya mengapa gajah itu hanya berdiri diam disana dan tidak berusaha untuk lari. "Terus terang,"kata si pelatih itu, "Gajah-gajah itu, ketika mereka masih sangat muda dan lebih kecil, kami menggunakan tali dengan ukuran yang sama untuk mengikat kaki mereka, dan tentu saja, pada usia mereka dulu, tali tali itu cukup kuat untuk menahnnya. Sekarang, setelah mereka tumbuh besar, mereka masih mengira bahwa mereka tidak dapat memutuskan tali itu dan lari.
Pria tadi terkesima dengan penjelasan itu. Gajah-gajah itu sebenarnya bisa memutus tali itu dan lari, tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak dapat melakukannya, itu membuat mereka tetap tertali disana.
Sama sperti manusia, banyak orang mengira bahwa dirinya tidak dapat melakukan sesuatu hanya karena mereka pernah gagal sekali sebelumnya. Kegagalan adalah bagian dari belajar; kita seharusnya tidak pernah menyerah dalam kehidupan ini.
Dia memandang seorang pelatih gajah di dekatnya dan bertanya mengapa gajah itu hanya berdiri diam disana dan tidak berusaha untuk lari. "Terus terang,"kata si pelatih itu, "Gajah-gajah itu, ketika mereka masih sangat muda dan lebih kecil, kami menggunakan tali dengan ukuran yang sama untuk mengikat kaki mereka, dan tentu saja, pada usia mereka dulu, tali tali itu cukup kuat untuk menahnnya. Sekarang, setelah mereka tumbuh besar, mereka masih mengira bahwa mereka tidak dapat memutuskan tali itu dan lari.
Pria tadi terkesima dengan penjelasan itu. Gajah-gajah itu sebenarnya bisa memutus tali itu dan lari, tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak dapat melakukannya, itu membuat mereka tetap tertali disana.
Sama sperti manusia, banyak orang mengira bahwa dirinya tidak dapat melakukan sesuatu hanya karena mereka pernah gagal sekali sebelumnya. Kegagalan adalah bagian dari belajar; kita seharusnya tidak pernah menyerah dalam kehidupan ini.
Sunday, March 8, 2015
Seorang Gembala bernama "Bud"
Seorang gembala bernama Bud, sedang menggembala di sebuah pulau yang sangat terpencil di sebuah wilayah di California ketika tiba-tiba sebuah BMW melaju ke arahnya.Pengemudi itu menggunakan Pakaian bermerk Brioni, Sepatu bermerek Gucci, Kacamata Ray Ban dan dasi YSL. Orang itu kemudian bersandar di jendela mobil dan bertanya kepada si penggembala."Jika aku bisa mengatakan padamu dengan tepat berapa banyak jumlah Sapi dan anak sapi yang kamu miliki, maukah kamu memberiku satu ekor anak sapimu untukku?"
Bud melihat ke arah lelaki itu dengan heran, kemudian melihat ke arah gembalannya dan dengan tenang menjawab, "Tentu saja, Kenapa tidak?"
Orang itu kemudian memarkirkan kendaraanya, mengeluarkan Notebook computer bermerk Dell-nya, menghubungkannya dengan handphone RAZR V3-nya, dan surfing di halaman internet NASA, kemudian dia memanggil satilet GPS untuk mendapatkan lokasi yang tepat dari pulau itu, kemudian dia kembali ke halaman internet NASA yang kemudian men-scan area gembala dengan foto resolusi tinggi.
Orang tadi lalu membuka photo tadi di Adobe Photoshop dan meng-exportnya ke perusahaan pemroses photo di Hamburg, Jerman.
Dalam hitungan detik, dia menerima email bahwa fotonya sedang dalam prosses dan datanya telah tersimpan di database. Kemudian dia mengakses sebuah database MS-SQL melewati sebuah ODBC yang terkoneksi ke microsoft Excel dengan email di Black Berry-nya. Setelah beberapa menit dia mendapat balasan.
Akhirnya, dia mencetak semua hasilnya dalam bentuk full-colour, 150 halaman melalui hi-tech HP LaserJet Printer-nya. Kemudian berkata kepada si pengembala," Kamu memiliki total, Sapi dan anak Sapi sejumlah 1.586 buah."
"Tebakanmu benar, silahkan kamu mengambil salah satu anak sapiku." kata Bud.
Bud melihat orang itu memilih-milih salah satu anak sapinya, kemudian dengan sangat gembira dia memasukkan-nya ke dalam bagasi mobil.
Kemudian Bud berkata kepada orang itu,"Hey, jika aku dapat mengatakan apakah pekerjaanmu dengan tepat, maukah kamu mengembalikan anak sapi ku?"
Orang tadi berfikir sejenak dan kemudian berkata,"Okay, kenapa tidak?
"Kamu adalah Anggota Dewan Pemerintah", jawab Bud
"Wow! itu benar sekali." jawab orang tersebut,"tapi, bagaimana kamu tahu?"
"Tidak perlu susah-susah." jawab si gembala."Kamu datang tanpa diundang, kamu ingin dibayar atas sebuah jawaban yang saya sudah ketahui dengan pasti atas pertanyaan yang tidak pernah aku tanyakan. Kamu menggunkan peralatan seharga milyaran dollar hanya untuk mencoba memperlihatkan bahwa kamu lebih pintar dariku; dan kamu tidak tahu apapun tentang bagaimana orang bekerja untuk menghidupi keluarganya-atau mengenai sapi, dalam kasus ini. Yang kamu bawa tadi adalah pengembala sapi-ku."
"Sekarang, kembalikan Anjingku" pinta pengembala itu.
Satu Pound Tepung
![]() |
| Timbangan Neraca |
Pada jaman dahulu terdapat seorang petani yang menjual satu pound tepung kepada pembuat roti. Pada suatu hari si pembuat roti memutuskan untuk menimbang apakah timbangan itu benar-benar 1 pound atau tidak. Ternyata timbangan itu tidak sampai pound. Masalah ini pun akhirnya sampai ke pengadilan. Hakim pengadilan bertanya kepada si petani tentang jenis timbangan apa yang si petani gunakan.
Petani menjawab,"Yang mulia, saya ini ketinggalan jaman. Saya tidak memiliki timbangan yang layak, tapi saya memiliki timbangan neraca."
Kemudian Hakim bertanya,"Lalu, bagaimana kamu menimbang tepung itu?"
Petani menjawab,"Yang mulia, sebelum tukang roti membeli tepung dariku, saya selalu membeli satu pound roti tawar darinya. Setiap hari, ketika tukang roti membawakan satu pound roti tawar, saya meletakkan nya di timbangan neraca milik saya dan memberinya tepung dalam jumlah yang sama. Jika ada seseorang yang harus disalahkan, itu adalah Si pembuat roti."
Pesan Moral : Dalam hidup ini kita mendapatkan sama, dengan yang kita berikan. Kejujuran dan kebohongan akan menjadi sebuah kebiasaan. Beberapa orang berlatih cara berbohong dan bisa melakukannya tanpa ekspresi. Beberapa orang yang lain terlalu banyak berbohong sehingga dia tidak tahu lagi apa yang dia katakan adalah kebenaran atau tidak.
Friday, March 6, 2015
HARI YANG BURUK
Saya sedang duduk di sebuah bar dan memandangi minumanku. Kemudian seorang laki-laki pembuat onar yang berbadan besar duduk disampingku, mengambil minumanku dan meminumya, habis dalam satu tegukan.
"Hahaha!!, Kamu tidak terima?!" kata si pembuat onar itu dengan nada mengejek. Aku menangis, air mataku tidak dapat terbendung lagi.
"???,. Ayolah, jangan menagis,"Kata si pembuat onar, "saya tidak mengira kamu akan menagis, saya tidak tahan melihat laki laki menagis."
"Ini adalah hari terburk dalam hidupku." jawabku,"Aku ini orang yang gagal. Tadi saya terlambat datang untuk menghadiri rapat kemudian aku dipecat. Ketika aku di tempat parkir, mobilku dicuri orang dan saya tidak memiliki asuransi mobil. Dompetku juga tertinggal di rumah. Ketika sampai di rumah, aku melihat istriku tisur dengan tukang kebunku dan kemudian anjingku juga menggigitku."
"Jadi aku datang ke bar ini dan mengumpulkan keberanian untuk mengkhiri hidupku. Saya membeli minuman, memasukkan meletakkan tablet racun ke gelasnya kemudian duduk disini menunggu hingga racun sepenuhnya larut dalam air; kemudian kamu, laki laki kurang ajar, datang dan menelan semuanya!"
"Ah,. tapi biarlah, itulah hari burukku. Bagaimana dengan Kamu?"
GORESAN DI MOBIL
Suatu pagi seorang ayah sedang memoles mobilnya yang baru,tanpa disadari anak laki-lakinya yang berumur 6 tahun mengambil batu dan menggoreskan sesuatu di sisi sebelah mobil barunya. Dengan marah, Si ayah meraih dan memukuli tangan anaknya berkali-kali, tanpa sadar, dia menggunakan kunci inggris untuk melakukannya.
Di rumah sakit, anak kecil itu terpaksa harus kehilangan lima buah jarinya dikarenakan patah tulang yang sangat parah. Ketika anak kecil itu memandang ayahnya, dengan wajah sedih anak itu bertanya "Ayah, kapankah jariku ini akan tumbuh lagi?" Si ayah tidak dapat berkata apa apa, hatinya serasa sakit, penuh dengan penyesalan. Segera dia kembali ke mobil barunya dan menendang berkali-kali dengan penuh penyesalan.
Menyesali perbuatannya,..dia duduk di samping mebilnya, dia memandang ke arah goresan tadi. Disana tertulis; "LOVE YOU DAD"
GENERASI TUA
Sepasang kakek-nenek yang berusia sekitar sembilan puluh-an tahun mengeluhkan permasalahan mengenai daya ingat. Mereka memutuskan untuk periksa ke dokter. Dokter mengatakan bahwa scara fisik mereka berdua sehat, namun mereka sebaiknya mulai mencatat segala sesuatunya untuk membantu memperkuat daya ingat.Malam harinya ketika mereka sedang menonton TV, si Kakek berdiri dari kursinya.
"Kamu mau kemana?" tanya Nenek.
"Ke dapur." jawab Kakek.
"Maukah kamu membawakanku semangkok es krim?"
"Tentu."
"Tulislah di kertas agar kamu tidak lupa." pinta Nenek
"Tidak usah, aku bisa mengingatnya."
"Ah, aku juga ingin buah stroberry, taruhlah di atas es krimnya, ya? Lebih baik kamu menuliskannya karena mungkin kamu akan lupa.
"Saya bisa mengingatnya! kamu ingin semangkuk es krim dengan stroberry kan?" Jawab Kakek.
"Iya iya, kalau begitu tolong tambahkan krim juga di atas es krim ku. Aku yakin kamu pasti akan lupa, jadi sebaiknya kamu tulis saja." Tambah Nenek
Dengan jengkel si Kakek menjawab, " Aku tidak akan menulis karena saya bisa mengingatnya!!! Cukup?! Semangkuk es krim dengan stroberry dan krim, ya kan?!" Kemudian si kakek berjalan denggan menggerutu ke arah dapur.
Setelah 20 Menit, si Kakek kembali dari dapur dan memberikan sepotong daging sapi dan telur. Si nenek memandang sejenak, berfikir, kemudian berkata ,. "Kamu lupa membawa roti ku ya?"
Subscribe to:
Posts (Atom)





